Fokus KIta

semua artikel yang ada didalam blog ini murni dari hasil pengumpulan referensi referensi buku yang saya cantumkan di bawah artikel, dan bila ada artikel yang tidak ada referensinya tolong beritahu saya untuk memebrinya dan saya hanyalah mengambil referensi ,bukan pengarang....dan apabila ada penulisan sumber yang salah tolong beritahu saya...terima kasih

Sabtu, 06 Mei 2017

Download Contoh Referensi Makalah " TEKNIK PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN" Lengkap Dengan Sumber Bukunya

TEKNIK PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Dalam memilih media harus mempertimbangkannya, karena media yang digunakan harus sesuai dengan:
1. Tujuan pembelajaran
2. Bahan pelajaran
3. Metode mengajar
4. Tersedia bahan yang dibutuhkan
5. Pribadi pengajar
6. Kondisi siswa, minat dan kemampuan pembelajar
7. Situasi pengajaran yang sedang berlangsung
Media  pembelajaran tidak dapat berdiri sendiri, tetapi terkait dan atau memiliki hubungan secara timbal balik dengan empat aspek yaitu tujuan pembelajaran, materi, metode, dan kondisi pembelajar. Dengan demikian, alat –alat, sarana, atau media pembelajaran yang digunakan harus disesuaikan dengan empat aspek tersebut, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien
PENILAIAN MEDIA PEMBELAJARAN
Ada beberapa alasan mengapa media pembelajaran dapat mempertinggi proses belajar pembelajar. Alasan pertama, berkenaan dengn manfaat media dalam proses pembelajaran, antara lain:
a. Pembelajaran akan lebih menarik perhatian pembelajar, sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
b. Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga lebih mudah dipahami oleh pembelajar dan memungkinkan pembelajar menguasai tujuan pengajaran lebih baik.
c. Metode pebelajaran lebih bervariasi, karena tidak semata-mata menggunakan komunikasi verbal yang akan membuat pembelajar cepat bosan, pengajar kehabisan tenaga dan juga mungkin materi pelajaran,
d. Pembelajar lebih banyak melakukan melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan uraian pengajar saja, tetapi pembelajar dapat melakukan aktivitas lain, seperti mencatat, mengamati, mendemontrasikan  dan lain-lain.
Alasan kedua, berkenaan dengan taraf berfikir pembelajar. Taraf berfikir manusia mengikuti tahap perkembangan, dimulai dari berpikir konkrit menuju berpikir abstrak, dimulai dari berpikir sederhana menuju berpikir yang kompleks. 
Ada 2 macam penilaian yang dapat digunakan dalam mengevaluasi media pembelajaran, yaitu;  evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. 
a. Evaluasi Formatif
Evaluasi  formatif adalah suatu proses yang dimaksudkan  untuk mengumpulkan data tentang efektifitas  dan efisiensi  penggunaan  media yang digunakan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Data-data tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki dan menyempurnakan media yang bersangkutan agar lebih efektif dan efisien.
Ada tiga tahapan evaluasi formatif yaitu:
1) Evaluasi Satu Lawan Satu ( one to  one)
Pada tahapan ini , dipilih 2 orang atau lebih yang dapat mewakili populasi target media yang dibuat media yang disajikan kepada siswa secara individual. Kedua orang yang dipilih tersebut satu diantaranya adalah mempunyai kemampuan dibawah rata-rata, dan yang satunya lagi diatas rata-rata. 
Prosedur pelaksanaannya adalah sebagai berikut:
a. Jelaskan kepada siswa bahwa anda sedang merancang suatu media baru dan anda ingin mengetahui bagaimana reaksi mereka terhadap mereka terhadap media yang anada buat tersebut
b. Katakan kepada siswa bahwa akan terjadi kesalahan penggunaan media tersebut, bukanlah karena kekurangan siswa tetapi karena kelemahan media tersebut yang perlu diperbaiki dan disempurnakan.
c. Usahakan agar siswa berbuat santaidan bebas dalam mengemukakan pendapat mereka mengenai media yang ditampilkan tersebut.
d. Lakukan tes awal untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan pengetahuan siswa terhadap penggunaan media tersebut.
e. Catat lamnya waktu yang digunakan dalam penyajian media tersebut dan catat pula reaksi siswa terhadap penampilan media tersebut .
f. Berikan tes yang mengukur keberhasilan penggunaan media tersebut.
g. Lakukan analisis terhadap informasi yang dikumpul. 
Setelah prosedur diatas dilakukan, maka akan diperoleh beberapa informasi  seperti, kesalahan pemilihan kata atau uraian yang kurang jelas , kesalah memilih lambang-lambang visual, contoh yang kurang, terlalu bnyak atau sedikit materi, urutan penyajian ynag keliru, pertanyaan atau peyunjuk yang kurang jelas, tujuaan yang tidak sesuai dengan materi, dan sebagainya.
Atas dasar data atau informasi dari kegiatan- kegiatan tersebut, akhirnya revisi dilakukan sebelum media dicobakan ke kelompok kecil. 
2) Evaluasi Kelompok Kecil (small Group Evaluation)
Pada tahap ini perlu dicobakan kepada 10-20 orang siswa yang dapat mewakili populasi target. Siswa yang dipilih tersebut hendaknya dapat mewakili populasi . usahakan siswa yang dipilh tersebut terdiri dari siswa yang kurang pandai, sedang, dan pandai, laki-laki dan perempuan yang terdiri dari berbagi latar belakang pendidikan sosial orang tua, dan sebgainya. 
Untuk itu beberapa prosedur yang perlu ditempuh adalah:
a) Jelaskan bahwa media tersebut berada apada tahap formatif dan memerlukan umpan balik untuk penyempurnaannya. 
b) Berikan tes awal (pretest) untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan tentang topic yang dimediakan.
c) Tugaskan kepada siswa untuk mempelajari media tersebut.
d) Catat waktu dan umpan balik selama penyejoian media.
e) Berikan tes untuk mengetahui sejauh mana tujuan yang ditetapkan dapat tercapai ( postes)
f) Bagika angket kepada siswa untuk mengetahui menarik tidaknya media yang digunakan, mengerti  tidaknya siswa terhadap pesan yang disampaikan oleh media tersebut, konsistensi tujuan dan materi , dan cukup tidaknya latihan yang dilakukan
g) Analisis data-data yang terkumpul.
Atas dasar umpan balik inilah media disempurnakan.
3) Evaluasi Lapangan (Field Evaluation)
Berikutnya evaluasi lapangan ( field evaluation) merupakan tahap akhir dari evaluasi formatif. Untuk itu diusahakan situasi yang mirip dengan situasi yang sebenarnya. Dalam pelaksannannya dipilih 30 orang siswa dengan berbagi karakteristik yang meliputi tingkat kepandaian kelas , latar belakang, jenis kelamin, usia, kemajuan belajar, dan sebagainya. Usahakan agar hindari dari pengaruh efek hallo (efek hallo). 
Ada beberapa prosedur yang harus dilaukan dalam pelaksanaannya, sebagi berikut:
a. Pilih 30 orang siswa yang betul-betul mewakili populasi. 
b. Jelaskan kepada siswa  maksud uji coba lapangan dan hasil akhir yang diharpkan. Usahkan siswa bersifat relaks/santai dan berani mengeluarkan pendapat atau penilaian. Ingatkan kepada mereka bahwa uji coba bukan menguji kemampuan mereka.
c. Berikan tes awal untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan mereka mengenai topic yang menggunakan media tersebut. 
d. Sajikan media yang sesuai rencana perbuatnnya.
e. Catat semua respon yang muncul dan waktu yang diperlukan dari siswa selama penyajian 
f. Lakukan postes untuk mengukur penvcapaian hasil belajar setelah penyajian media tersebut. Hasil tes akhir dibandingkan dengan hasil tes awal yang digunakan untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi media yang dibuat tersebut.
g. Edrakan tes  skala sikap kepad siswa yang dipilh tersebut untuk mengetahui sikap mereka terhadap media yang digunakan. 
h. Ringkas dan anlisislah data-dat yang diperoleh melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan , terutama mengenai kemampuan awal pretes , skor tes awal, dan tes akhir, waktu yang diperlukan, perbaikan dari bagian-bagian  yang sulit , pengajran serta kecepatan sajoian dan sebagainya. 
Atas dasar inilah media diperbaiki dan semakin disempurnakan. 
Demikian lah dengan ketiga tahap evaluasi tersebut dapatlah dipastikan kebenaran efektifitas dan efisiensi media yang dikembangkan.
b. Evaluasi sumatif
Evaluasi sumatif adalah kelanjutan dari evaluasi formatif yaitu; media yang telah diperbaiki dan disempurnakan , kemudian diteliti kembali apakah media tersebut layak digunakan atau tidak dalam situasi-situasi tertentu.  Evaluasi semacam inilah yang dinamakan dengan evaluasi sumatif. 

Demikian dari kami semoga bermanfaat dan dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Mohon maaf bila ada kesalahan dan kesulitan Anda dalam Download Atau Akses Dari Artikel Diatas. Dan saya mohon bila anda menjumpai kesalahn tolong secepatnya tinggalkan komentar di Bawah agar secepatnya kami perbaiki.


Sumber  :  Usman, M. Basyiruddin – Asnawir, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Pers, 2002.
Editor     :Kang Teguh
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Download Contoh Referensi Makalah " TEKNIK PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN" Lengkap Dengan Sumber Bukunya

0 komentar:

Posting Komentar